Showing posts with label Karangan. Show all posts
Showing posts with label Karangan. Show all posts

Wednesday, 11 February 2015

Macam-macam Jenis Karangan

Karangan adalah sebuah wacana yang mandiri dan bulat, tidak mempersoalkan panjak dan pendeknya. jadi, karangan berbentuk buku terdiri dari bab-bab, ada karangan yang tidak dipilah-pilah atas bab-bab tetap atas judul-judul yang lebih kecil, dan ada karangan yang hanya terdiri dari beberapa halaman. 

Berdasarkan tujuan umum, wacana yang lengkap (karangan) dapat dibedakan atas argumentasi, eksposisi, persuasi, deskripsi, dan narasi. Berikut ini macam-macam karangan yang digolongkan berdasarkan jenis, sifat dan isi.

Argumentasi
Karangan argumentasi bersifat ilmiah/nonofikis yang bertujuan untuk membuktikan suatu kebenaran sehingga pembaca diyakinkan mengenai kebenaran itu.

Eksposisi
Merupakan jenis karangan ilmiah/nonfiksi yang bertujuan untuk memperluas pengetahuan pembaca.

Persuasi
Jenis karangan ilmiah yang menggunakan pendekatan psikologis yang merupakan penyimpangan dari argumentasi karena mengadakan pendekatan logis. Fakta dipakai secukupnya.

Deskripsi
Karangan ini bersifat fikis (nonilmiah) isinya menggambarkan sebuah objek sedemikian rupa sehingga pembaca merasa seolah-olah melihat objek itu.

Narasi
Nonilihan/fiksi yang menceritakan suatu peristiwa atau kejadian sedemikian rupa sehingga pembaca merasa seolah-olah melihat sendiri peristiwa atau kejadian itu. 

Tuesday, 20 January 2015

Data dan Fakta dalam Mengarang

Dalam karangan-mengarang, proses penalaran memegang peranan yang sangat menentukan. Data atau fakta dikaitkan satu sama lain untuk menurunkan kesimpulan. Salah satu corak berpikir yang biasa digunakan adalah induksi. Induksi bertolak dari hal-hal yang khusus untuk menurunkan kesimpulan. Dua corak induksi adalah induksi yang menurunkan hubungan sebab-akibat (kausal) dan induksi yang menghasilkan suatu kesimpulan umum ( generalisasi). 

Misalnya :
Fakta : Andi terlambat masuk sekolah. Anda mencari sebabnya oleh karena itu, dibuat kalimat sebab-akibat : Adi terlambat masuk sekolah, karena bus yang ditumpanginya mogok. atau sesudah ujian Ebtanas, setiap siswa disekolahmu, mendapat angka yang berkisar antara 8 dan 10. Dari fakta-fakta itu, dapat diturunkan kesimpulan semua siswa sekolah kami lulus dengan nilai yang terbaik.